Teknologi Komunikasi
Tampilkan postingan dengan label Teknologi Komunikasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Juni 2015

e-Learning; Metode Pembelajaran Teknlogi Komunikasi


Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi dapat memudahkan kita dalam melakukan berbagai macam hal. Salah satunya yaitu belajar tanpa melakukan tatap muka secara langsung dengan pengajar dan dilakukan dengan menggunakan akses internet yang sekarang ini banyak digunakan masyarakat. Aktivitas ini disebut dengan e-learning. Pada semester 4 ini, saya akhirnya dapat merasakan kemajuan jaman dengan adanya e-learning pada mata kuliah Teknologi Komunikasi yang diampu oleh Bapak Ali Rokhman. Metode pembelajaran yang dilakukan oleh beliau salah satunya yaitu e-learning, meskipun perkuliahan yang biasa dilakukan di dalam kelas juga tetap dilaksanakan.

Rabu, 01 April 2015

Teknologi Komunikasi; Dua Perspektif Yang Berbeda Mengenai Akses Terhadap Internet

Di dalam buku karangan Lievrouw, Leah A. & Sonia Livingstone yang berjudul Handbook of NewMedia : Social Shaping and Social Consequences of ITCs terdapat chapter yang menjelaskan tentang Perspective on Internet Use: Access, Involvement an Interaction. Dijelaskan berbagai macam pandangan dari segi perspektif optimis maupun pesimis, dari segi akses penggunaan internet, bidang politik, dan juga interaksi orang-orang yang berada di dalamnya. Penggunaan akses initernet pada era seperti sekarang ini bukanlah menjadi hal yang asing lagi, semua orang dapat menggunakannya secara bebas terutaman di Negara-negara yang sudah maju. Terdapat dua perspektif yang berbeda yaitu perspektif optimis dan perspektif pesimis yang menjelaskan mengenai hal-hal yang terkait dengan akses terhadap internet/ computer. Perbedaan antara perspektif optimis dan pesimis yaitu pada perspektif pesimis membahas adanya kekhawatiran tentang akses internet atau media online yang tidak sama, yang berimplikasi pada ketergantungan atau manfaat yang juga tidak sama efeknya pada setiap orang. Menurut penjelasan pada chapter ini beberapa jumlah penelitian yang menunjukan bahwa akses yang dilakukan secara tradisional lebih memberikan dampak negative seperti misalnya yang berpendidikan rendah, wanita, orang tua, dan orang-orang yang berpendapatan rendah sangat rendah dalam hal penggunaan yang berbau online, dikarenankan kurangnya pengalaman dalam penggunaan jasa online.
© Take A Sip
Maira Gall