Perkembangan teknologi komunikasi
dan informasi dapat memudahkan kita dalam melakukan berbagai macam hal. Salah satunya
yaitu belajar tanpa melakukan tatap muka secara langsung dengan pengajar dan
dilakukan dengan menggunakan akses internet yang sekarang ini banyak digunakan
masyarakat. Aktivitas ini disebut dengan e-learning.
Pada semester 4 ini, saya akhirnya dapat merasakan kemajuan jaman dengan adanya
e-learning pada mata kuliah Teknologi
Komunikasi yang diampu oleh Bapak Ali Rokhman. Metode pembelajaran yang
dilakukan oleh beliau salah satunya yaitu e-learning,
meskipun perkuliahan yang biasa dilakukan di dalam kelas juga tetap
dilaksanakan.
Teknologi Komunikasi
Tampilkan postingan dengan label Teknologi Komunikasi. Tampilkan semua postingan
Rabu, 01 April 2015
Teknologi Komunikasi; Dua Perspektif Yang Berbeda Mengenai Akses Terhadap Internet
Di
dalam buku karangan Lievrouw, Leah A. & Sonia Livingstone yang berjudul Handbook
of NewMedia : Social Shaping and Social Consequences of ITCs terdapat chapter yang menjelaskan tentang Perspective on Internet Use:
Access, Involvement an Interaction. Dijelaskan berbagai macam pandangan dari segi perspektif optimis maupun
pesimis, dari segi akses penggunaan internet, bidang politik, dan juga
interaksi orang-orang yang berada di dalamnya. Penggunaan akses initernet pada
era seperti sekarang ini bukanlah menjadi hal yang asing lagi, semua orang
dapat menggunakannya secara bebas terutaman di Negara-negara yang sudah maju.
Terdapat dua perspektif yang berbeda yaitu perspektif optimis dan perspektif
pesimis yang menjelaskan mengenai hal-hal yang terkait dengan akses terhadap
internet/ computer. Perbedaan antara perspektif optimis dan pesimis yaitu pada
perspektif pesimis membahas adanya kekhawatiran tentang akses internet atau
media online yang tidak sama, yang berimplikasi pada ketergantungan atau
manfaat yang juga tidak sama efeknya pada setiap orang. Menurut penjelasan pada
chapter ini beberapa jumlah penelitian yang menunjukan bahwa akses yang
dilakukan secara tradisional lebih memberikan dampak negative seperti misalnya
yang berpendidikan rendah, wanita, orang tua, dan orang-orang yang
berpendapatan rendah sangat rendah dalam hal penggunaan yang berbau online,
dikarenankan kurangnya pengalaman dalam penggunaan jasa online.
Langganan:
Postingan (Atom)
